Ilustrasi, sumber foto: medicalnewstoday.com
Galaxy Kiu - Depresi adalah gangguan mood yang tidak boleh dianggap enteng. Pasalnya, seseorang yang menderita depresi bisa terus menerus merasa sedih atau kehilangan gairah hidup. Kondisi ini tentunya dapat mempengaruhi pola pikir, perilaku, dan perasaan penderitanya. Meski obat untuk mengobati gangguan jiwa sudah banyak tersedia, namun tidak ada salahnya untuk mencoba cara alami.
Beberapa orang percaya bahwa salah satu cara sederhana untuk melawan depresi adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung kunyit. Namun, benarkah mengkonsumsi kunyit bisa mengurangi depresi? Simak faktanya di sini!
Terbukti Secara Klinis
Dilansir dari Healthline, banyak penelitian menunjukkan bahwa kunyit dapat mengurangi depresi pada kasus ringan. Satu studi mencatat bahwa beberapa pasien dengan gangguan depresi mayor yang menggunakan kurkumin memberikan hasil yang sama dengan mereka yang menggunakan antidepresan seperti Prozac.
Banyak penelitian juga menemukan bahwa zat aktif kurkumin dalam kunyit berpotensi memperbaiki sejumlah kondisi kesehatan. Salah satunya adalah depresi, baik depresi ringan maupun gangguan depresi berat. Pasalnya, antioksidan seperti kurkumin dapat membasmi radikal bebas penyebab peradangan pada tubuh. Antioksidan dalam kunyit juga bekerja dengan mengurangi stres oksidatif yang juga dapat mengurangi peradangan.
Sementara itu, sebuah penelitian yang diterbitkan di US National Library of Medicine, menunjukkan bahwa ada hubungan antara depresi dan peradangan kronis. Sebenarnya masih belum bisa dipastikan apakah peradangan bisa menyebabkan depresi, atau sebaliknya. Namun, penelitian menunjukkan bahwa peradangan kronis dan depresi dapat memperburuk satu sama lain. Diperkirakan bahwa antioksidan seperti kurkumin dapat membantu meringankan gejala depresi dengan memerangi peradangan kronis.
Melansir dari WebMD, kunyit memiliki relevansi dengan depresi karena penderita depresi memiliki peradangan dan stres oksidatif yang lebih besar. Kondisi tersebut dapat mempengaruhi semua organ vital dalam tubuh, termasuk otak. Sementara itu, peradangan kronis dalam tubuh dapat menurunkan serotonin dan dopamin dan menyebabkan degenerasi pada area otak tertentu. Sedangkan efek antioksidan dan anti inflamasi dari kurkumin, dapat memulihkan neurotransmiter dan melindungi otak. Nah, hal inilah yang bisa menyebabkan perbaikan mood menjadi lebih baik.
Berdasarkan penjelasan tersebut, kunyit diharapkan dapat menjadi pilihan pengobatan alami yang aman dan efektif, untuk membantu mengobati depresi.
Manfaat Lain Yang Bisa Didapat dari Kunyit
Berkat sifat antioksidan dan anti inflamasi yang terkandung dalam kunyit, tentunya banyak manfaat lain yang bisa didapatkan dari kunyit, di antaranya:
1. Terlihat Lebih Muda
Komponen antioksidan yang disebut kurkuminoid dalam kunyit tentu tidak bisa dianggap remeh. Pasalnya, kurkumin dapat menghancurkan radikal bebas, memperlancar aktivitas enzim, sehingga dapat memperlambat proses penuaan. Selain itu, antioksidan ini juga dapat berperan dalam melindungi tubuh dari berbagai penyakit kronis, mengurangi stres oksidatif dan melawan peradangan.
2. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung
Hingga saat ini penyakit jantung masih menjadi salah satu momok menakutkan dalam dunia kesehatan. Penyebab dan faktor risikonya pun bermacam-macam, sehingga kamu tidak boleh sembarangan dalam menjaga kondisi tubuh. Melansir Healthline, kandungan kurkumin dalam kunyit dapat meningkatkan fungsi endotelium atau lapisan pembuluh darah.
Hal ini terkait dengan penurunan risiko penyakit jantung. Sebab, salah satu faktor pemicu terbesar penyakit jantung adalah disfungsi endotel. Ketika endotelium terganggu, tekanan darah menjadi sulit dikendalikan. Perlu diketahui bahwa gangguan tekanan darah merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap penyakit jantung.
3. Mengatasi Peradangan Sendi
Peradangan baik akut maupun kronis dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Salah satunya adalah radang sendi (arthritis) dan masalah lain yang berhubungan dengan persendian. Nah, pengobatan dengan menggunakan kurkumin dianggap lebih efektif daripada obat anti inflamasi pada penderita rheumatoid arthritis. Hal ini masuk akal mengingat kurkumin dalam kunyit merupakan senyawa anti inflamasi yang kuat.
Situs Poker Online | Poker88 | Agen Judi Poker Online | Galaxy Kiu

Komentar
Posting Komentar