Pemain dan Pelatih akan mendapatkan vaksinasi COVID-19. Sumber foto: jpnn.com
Sebanyak lebih dari 50 pemain dan pelatih asing yang akan berlaga di ajang Piala Menpora 2021 akan mendapatkan vaksinasi COVID-19. Tapi harus dengan satu syarat.
Sebelumnya, sejumlah pelatih asing yang saat ini ada di Indonesia telah direncanakan semua akan mendapatkan vaksinasi COVID-19 dari pemerintah Indonesia pada tanggal 26 Februari lalu. jika Salah satu diantaranya adalah pelatih dari Timnas Indonesia asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, tapi batal dilakukan dikarenakan ganjalan masalh regulasi.
Aturan dari Kementerian Kesehatan terkait tentang penerima hasil vaksinasi Warga Negara Asing (WNA) di berbagai sektor yang masih belum bisa dirumuskan.
Tapi saat ini, vaksinasi untuk WNA akhirnya sudah bisa diberikan langsung, khususnya yang akan mengikuti Piala Menpora 2021.
"Semula untuk WNA memang kita memberi kebijakan untuk divaksin tapi mulai kali saat sudah bisa, karena selama di Piala Menpora ini ada sekitar 50 WNA," kata Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto, Selasa (23/3/2021).
"Tapi tetap harus dengan satu syarat, ini juga bukan dari kami (syaratnya) tapi dari Kemenkes langsung. Jangan kemudian yang di bawa-bawa kerabatnya. Lalu ada juga bada istri pemain atau bahkan dari pelatih, lalu ada anak, karena untuk masalah ketentuan WNA sebenarnya masih belum ada," ujarnya.
"Khawatirnya kita adalah kalau mereka menyalahgunakan terlalu mengajak ini, ini, akibatnya akan menjadi isu sensitif. Tetapi kenapa diberikan karena WNA yang ada di bidang olahraga ini dan yang pasti interaksinya tinggi," Gatot juga mengungkapkan alasan akhirnya memperbolehkan WNA divaksin COVID-19.
Lebih jauh Gatot juga menjelaskan bahwa jadwal vaksinasi tahap pertama untuk Piala Menpora juga sudah mulai berlangsung hari ini di kota Solo. Sementara di Malang akan juga akan segera berlangsung pada keesokan harinya, dilanjutkan di kota Bandung dan Sleman pada tanggal 25 dan 26 Maret 2021.
Turnamen pramusim Piala Menpora 2021 juga sudah berlangsung sejak tanggal 21 Maret lalu. Hal itu telah ditandai dengan inspeksi langsung yang telah dilakukan oleh Menpora Zainudin Amali di kota Solo pada hari yang sama.

Komentar
Posting Komentar