Sumber : Getty Images
GALAXY KIU - Bagaikan Atlantis di kehidupan nyata, sebuah desa di Italia muncul dari bawah air setelah lebih dari 70 tahun menghilang.
Curon, nama desa tersebut, muncul kembali di dasar Danau Resia, sebuah danau buatan yang membentang seluas 4 kilometer persegi dan terletak di Tyrol Selatan, berbatasan dengan Austria dan Swiss.
Dikutip dari IB Times, pada Rabu 9 Juni 2021 Desa Curon dibanjiri air pada tahun 1950 untuk membuat pembangkit listrik tenaga air, dan menggabungkan dua danau di dekatnya.
Ketika Danau Resia dikuras sementara waktu untuk pemeliharaan, masyarakat bisa menelusuri sekaligus memotret jejak peninggalan desa yang pernah menjadi rumah bagi hampir seribu penduduk itu.
"Aneh bagi saya berjalan di antara puing-puing rumah, saya merasa penasaran dan sedih," kata warga lokal Luisa Azzolini tentang pengalamannya melihat desa yang telah lama hilang itu.
Tumpukan batu bata dan puing-puing berserakan di seluruh area. Ada satu hal yang menarik perhatian siapapun yang mengunjungi situs desa tua tersebut, yaitu menara gereja dari abad ke-14. Bangunan itu sebagian tetap terlihat di atas air selama bertahun-tahun. Adapun tangga, dinding dan ruang bawah tanah telah ditemukan di dasar danau.
Meskipun desa tersebut terlihat kembali dan memancing rasa penasaran warga sekitar, hanya sedikit orang yang boleh melihatnya karena adanya pembatasan ketat terkait pandemi virus Corona yang diberlakukan di wilayah tersebut.
Akan tetapi foto-foto 'Atlantis yang hilang' tersebut beredar di berbagai media sosial, memperlihatkan dinding, penampakan ruang bawah tanah, dan tangga yang masih utuh meskipun terendam air selama lebih dari tujuh dekade.
Karena Danau Resia saat ini tengah melakukan pemeliharaan, penduduk yang ingin melihat situs tersebut bisa bebas berkeliaran sebelum danau terisi oleh air lagi. Ketika nantinya dialiri air lagi, desa kecil Curon akan kembali ke dunia bawah airnya.
Banyak penduduk desa Curon menentang pembuatan bendungan. Akibat rencana pemerintah untuk menggabungkan kedua danau tersebut, penduduk terpaksa meninggalkan rumah mereka. Lebih dari 160 rumah terendam, dan penduduk Curon mengungsi, dengan beberapa menetap di daerah terdekat.
Saat ini, danau Resia menjadi situs terkenal yang kerap dikunjungi oleh para pejalan kaki dan wisatawan. Selama musim dingin, orang dapat berjalan melintasi danau beku yang mengelilingi menara lonceng untuk mencapai puncak menara. Kisah desa yang terendam ini juga menginspirasi Netflix membuat sebuah tayangan berjudul 'Curon'.


Komentar
Posting Komentar