Galaxy Kiu - Dengan kemajuan teknologi printer 3D saat ini, pengembangan lengan buatan atau bionik yang ada membuka potensi tak terbatas bagi jutaan pengguna yang membutuhkannya.
Jika sebelumnya butuh berminggu-minggu, atau terkadang berbulan-bulan untuk mendapatkan prostesis tradisional, kini rentang waktu itu bisa dipersingkat.
Sebaliknya, dengan printer 3D, prostesis dapat dibuat dengan harga yang lebih terjangkau, dan setiap orang dapat mendesain dan mencetaknya sendiri.
Ini tentu saja sangat membantu bagi mereka yang kehilangan anggota tubuh, atau bagi anak-anak yang sedang tumbuh dan bergerak dan untuk seseorang yang membutuhkan penggantian secara teratur.
Hal inilah yang mendorong Boris Nocheski (17), Anamaria Ilieva (17), Teo Kitanovski (16), dan Orhan Bahashov (17) untuk menciptakan solusi yang lebih terjangkau bagi para penyandang disabilitas.
Dengan menggunakan teknologi cetak 3D, keempat mahasiswa ini menciptakan lengan bionik yang 30 kali lebih murah dari prostetik saat ini.
Tak hanya itu, lengan bionik bernama VenusArm bisa "tumbuh" seiring bertambahnya usia anak, seperti dikutip dari Generation Unlimited, Minggu (11/4/2021).
"Saat ini, senjata bionik di pasaran harganya sangat tinggi - dan hanya dapat dibeli di beberapa negara maju. Seiring dengan pertumbuhan tubuh, prostetik sering diganti," kata Boris, salah satu pendiri eBionik.
Untuk menekan harga, Boris dan timnya tidak mengenakan biaya pengiriman atau tenaga kerja, atau memberi keuntungan kepada pemasok.
Siapapun yang memiliki akses ke printer 3D dapat mencetak sendiri selongsong bionik hanya dalam satu jam, menggunakan petunjuk yang tersedia di situs web eBionics.
Boris dan timnya juga menyediakan opsi untuk membeli suku cadang individu dari penjual pihak ketiga untuk dirakit sendiri.
"Kami ingin memastikan orang bisa mendapatkan lengan bionik yang berfungsi, terjangkau, dan tersedia untuk semua orang, dari mana pun Anda berasal."
Boris menjelaskan, lengan bionik VenusArm akan menangkap sinyal dari pengguna di sekitar otot (biasanya di bawah siku) yang digunakan untuk menggerakkan tangan biologis.
Sensor yang dirancang khusus mengambil sinyal listrik, dan menggunakannya untuk membuat gerakan tangan relatif terhadap sinyal listrik.
Situs Poker Online, Poker88, Agen Judi Poker Online
Komentar
Posting Komentar