Ilustrasi, sumber foto: Thinkstockphotos
Galaxy Kiu - Pipi tembem milik anak obesitas memang terlihat menggemaskan. Namun dibalik itu, ada bahaya kesehatan yang mengintai anak penderita obesitas.
Beberapa kondisi dapat menyebabkan obesitas pada anak. Selain faktor keturunan, pola makan yang buruk, pemberian makan yang berlebihan, serta kurangnya aktivitas fisik dan olahraga juga dapat menyebabkan anak menjadi obesitas. Hal ini tidak boleh dibiarkan, karena ada berbagai bahaya kesehatan yang bisa dialami oleh anak obesitas.
Bahaya Kesehatan Mengintai Anak Pengidap Obesitas
Tidak semua anak yang terlihat gemuk dan besar mengalami obesitas. Untuk mengetahui hal ini, perlu dilakukan pemeriksaan indeks massa tubuh (IMT) anak. Yang pasti, periksakan anak Anda ke dokter. Dokter akan menentukan apakah anak mengalami obesitas berdasarkan hasil pemeriksaan IMT.
Pada anak yang mengalami obesitas terdapat berbagai bahaya kesehatan yang dapat terjadi, yaitu:
1. Kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi
Pola makan yang buruk yang dijalani oleh anak obesitas dapat membuat anak rentan terkena kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi. Kedua kondisi ini meningkatkan risiko penumpukan plak di arteri, yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke pada anak.
2. Diabetes tipe 2
Risiko terkena diabetes tipe 2 di masa dewasa meningkat pada anak-anak yang mengalami obesitas. Kondisi diabetes tidak bisa dipandang sebelah mata, karena dapat mempengaruhi kerusakan berbagai organ, seperti mata, saraf, dan ginjal.
3. Asma
Pada anak obesitas, resiko kambuhnya asma meningkat. Penyebabnya belum bisa dipastikan, namun penumpukan lemak berlebih dan reaksi peradangan kronis pada anak obesitas diduga menjadi pemicu gangguan pernapasan, termasuk asma.
4. Radang sendi dan patah tulang
Anak-anak obesitas lebih rentan terkena artritis dan patah tulang dibandingkan anak-anak dengan berat badan ideal. Ini karena kelebihan berat badan akan menyebabkan tekanan yang berlebihan pada persendian dan tulang.
Tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan psikis anak juga bisa terpengaruh akibat obesitas. Kelebihan berat badan bisa membuat kepercayaan diri anak menurun. Mereka juga rentan di-bully oleh teman-temannya. Hal ini dapat menyebabkan gangguan kecemasan dan depresi.
Cara Mengatasi Obesitas pada Anak
Jika anak Anda mengalami obesitas, cobalah menerapkan gaya hidup sehat untuk menurunkan berat badan. Beberapa hal berikut yang bisa dilakukan orang tua untuk membantu anak obesitas mengatasi masalah kelebihan berat badan:
Biasakan anak makan makanan sehat
Batasi anak Anda untuk makan makanan cepat saji. Ajak dan biasakan anak makan makanan sehat, seperti sayur, buah, protein, biji-bijian, dan susu rendah lemak. Salah satu pilihan buah tersehat untuk anak adalah buah pir. Anda juga bisa membiasakan anak makan dengan porsi kecil, tapi frekuensinya lebih sering.
Dorong anak untuk lebih aktif
Pastikan anak Anda tidak hanya duduk-duduk bermain game atau menonton TV di rumah. Ajak anak melakukan berbagai aktivitas fisik atau olahraga ringan, misalnya bermain petak umpet atau lompat tali. Bunda juga bisa mengajak anaknya ikut berbelanja agar tidak hanya diam di rumah. Dengan begitu, anak akan lebih aktif bergerak sehingga lebih banyak kalori yang dibakar.
Perbanyak aktivitas dengan keluarga
Selain mempererat ikatan keluarga, melakukan aktivitas bersama keluarga juga dapat membantu mengatasi obesitas pada anak. Caranya, temukan aktivitas fisik yang menyenangkan dan bisa dinikmati seluruh keluarga, seperti berenang atau jalan-jalan santai.
Selain cara-cara diatas, pemberian obat penurun berat badan bisa menjadi salah satu solusinya. Namun, obat ini sebaiknya tidak dikonsumsi sembarangan. Penggunaannya harus di bawah pengawasan dokter.
Ada banyak bahaya kesehatan yang bisa terjadi pada anak obesitas. Oleh karena itu, kondisi ini tidak boleh dibiarkan dan sedapat mungkin dicegah. Dengan perubahan pola makan dan gaya hidup, anak bisa mencapai berat badan ideal.
Jika berat badan anak tidak turun, sebaiknya periksakan ke dokter atau dokter anak yang merupakan ahli gizi dan penyakit metabolik agar obesitas pada anak dapat ditangani sebelum menimbulkan komplikasi.
Situs Poker Online, Poker88, Agen Judi Poker Online
Komentar
Posting Komentar