Ilustrasi, sumber foto: Hipwee.com
Tentunya kamu pernah mendengar pepatah yang mengatakan "Tak ada asap bila tak ada api", bukan? Dimana maknanya sedikit banyak, setiap kejadian pasti ada penyebabnya. Demikian pula, ketika kamu merasa bahwa temanmu mulai tampak tertutup darimu. Biasanya setiap ada masalah, dia tidak pernah absen untuk berbagi cerita denganmu.
Namun, sekarang dia tidak lagi bertingkah seperti itu. Itu tidak bisa terjadi begitu saja. Pasti ada alasannya, yang menyebabkan temanmu tiba-tiba menjauh. Lalu apa alasan perilakunya? Yuk simak, ulasan berikut ini.
1. Kamu sering tidak mendengarkan dengan baik dan bahkan sibuk sendiri
Coba ingat-ingat lagi, ketika temanmu datang untuk curhat, apakah kamu memperhatikannya atau tidak? Meski kamu menganggap masalah yang dia hadapi sebagai hal sepele, sangat tidak etis jika kamu meremehkannya secara terbuka. Apalagi tidak menghiraukannya saat sedang bercerita.
Tahukah kamu, tidak mudah bagi seseorang untuk menceritakan masalah pribadinya kepada orang lain. Itu sebabnya dengan menyediakan diri dan telinga untuknya, itu bisa menjadi pertanda bahwa kamu menghormati dan peduli padanya. Bukannya malah asik sendiri, ya.
2. Alih-alih memberi masukan, kamu malah sibuk menyalahkannya
Memang, kamu mendengarkan baik-baik apa yang dikatakan temanmu, tetapi setelah itu kamu akan sibuk menghakiminya. Seolah-olah dia adalah sumber masalahnya. Nyatanya, kamu harus memposisikan dirimu senetral mungkin. Tidak apa-apa memberikan pendapat, tetapi yang terbaik adalah tidak menyudutkannya. Sampaikan pandanganmu dengan hati-hati, agar dia juga tidak merasa tersinggung.
3. Sikapmu yang sok tahu membuat temanmu malas untuk berbicara serius denganmu
Apalagi jika setiap kali diajak curhat suka menyela pembicaraan, seolah-olah kamu sudah tahu apa masalahnya. Faktanya, dia belum selesai dengan ceritanya. Ingat kamu bukan peramal. Meskipun kamu tahu arah pembicaraan, akan lebih bijaksana jika kamu memberi temanmu kesempatan untuk menyelesaikan ceritanya. Menyela percakapan hanya akan membuat kamu tampak tidak menghormati orang lain.
4. Terlalu mencampuri urusan pribadi
Meskipun setiap kali ada masalah temanmu suka curhat, bukan berarti kamu berhak untuk campur tangan lebih dalam. Sebagai orang ketiga, kamu harus tahu porsi dan posisinya. Jadilah pendengar yang baik. Beri dia masukan sesuai kebutuhan alih-alih sibuk menyetirnya, dan paksa dia untuk mengikuti saranmu sepenuhnya. Nanti, jika saran itu memperburuk keadaan, apakah kamu mau bertanggung jawab?
5. Dia merasa dirimu hanya kepo, malah terlihat tidak peduli
Alasan terakhir adalah, bisa jadi teman-temanmu menyadari bahwa selama ini kamu hanya penasaran. Alih-alih memperdulikan masalah yang sedang menimpanya, kamu justru bersemangat untuk mengetahui informasi yang lebih detail. Setelah puas, tak pernah ada solusi berarti yang ditawarkan. Kamu hanya mencari bahan gosip, dari pengalaman pahit yang dia hadapi. Jika demikian, wajar saja jika dia malas menjadikan dirimu teman untuk curhat.
Itulah lima kemungkinan alasan mengapa teman-temanmu tiba-tiba jarang curhat. Alih-alih menyalahkannya secara sepihak, sebaiknya kamu juga mawas diri dulu, bukan? Siapa tahu salah satu dari lima alasan di atas, penyebabnya.
Situs Poker Online, Poker88, Agen Judi Poker Online
Komentar
Posting Komentar